May 25, 2019
  • 10:03 pm 5 Gadget Unik & Inovatif yang Harus Anda Miliki di 2019
  • 9:48 pm Waspada! WhatsApp Disusupi oleh Spyware dari Israel
  • 9:37 pm PUBG Mobile Map: Semua Hal yang Harus Anda Ketahui
  • 11:58 am 5 Game Ponsel Yang Cocok untuk Menunggu Bedug
  • 9:45 am 11 Avengers End Game Remake karakter dalam gaya Indonesia
Terakhir! Keputusan MUI tentang Status Haram PUBG

Battlegrounds PUBG Mobile Game Playerunknown saat ini sedang dalam sorotan dan kontroversi di Indonesia karena proposal untuk melarang game PUBG di beberapa negara termasuk Malaysia dan India setelah penembakan teroris brutal di dua masjid Selandia Baru. Game berbasis online ini konon menjadi inspirasi bagi para teroris dalam melakukan aksi mereka.

Kontroversi permainan PUBG tidak sah (BattleUser PlayerUnknown) yang dibuat oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) masih dalam tahap peninjauan dan diskusi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi. Salah satu alasan MUI adalah melarang Game PUBG Mobile karena unsur konten kekerasan di dalamnya di mana penggunaan senjata api dan bahan peledak digunakan. MUI khawatir bahwa konten yang disajikan oleh game dapat menginspirasi seseorang untuk melakukan aksi teror di kehidupan nyata nanti. Jadi benarkah PUBG Mobile itu Haram?

PUBG Mobile

Usulan fatwa MUI Haram tentang game PUBG ini menuai protes dari para gamer Indonesia dan Asosiasi e-sport. Terutama di Olimpiade Tokyo mendatang, permainan e-sport sudah mulai memasuki arena pengujian di ajang olahraga terbesar di dunia. Banyak pihak mendukung wacana tentang fatwa terlarang, tetapi tidak sedikit juga yang menolak fatwa permainan PUBG. Salah satunya adalah asosiasi e-sport, di mana mereka mengatakan game PUBG lebih mengarah pada strategi dan kerja tim daripada kekerasan.

Kontroversi mengenai Game PUBG Mobile kini telah menjadi perhatian dan rencana pemerintah untuk membuat batasan dalam bermain PUBG. Sejauh ini sirkulasi game online di Indonesia memang telah diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi (Permen) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Game Elektronik Interaktif. Namun, IGRS (Internet Game Rating Indonesia) Candy tidak lengkap tentang batasan waktu bermain.

Untuk memutuskan ini, dia mengklaim akan mengadakan pertemuan lagi untuk membahas secara lebih rinci. Nantinya, jika memang perlu ada aturan tambahan, bukan tidak mungkin bagi pemerintah untuk mengubah Candy IGRS.

PUBG Mobile Haram

Jadi, apa hasil dari pertemuan pertemuan MUI dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kemenpora, Esports, KPAI dan lembaga-lembaga lain yang membahas wacana tentang fatwa untuk permainan PUBG?

Hasilnya adalah fenomena permainan yang mengandung unsur kekerasan termasuk PUBG perlu dipertimbangkan, mulai dari membatasi usia pengguna hingga durasi waktu bermain dan pengawasan oleh orang tua. Di mana game PUBG masuk dalam kategori game 18+, artinya hanya bisa dimainkan oleh orang yang berusia 18 tahun ke atas. Selain itu ada juga beberapa not yang dihasilkan, di mana game sebagai produk budaya memiliki sisi negatif dan positif.

Untuk alasan ini, ada kebutuhan untuk mengoptimalkan sisi positif permainan, salah satunya adalah membuat penyaluran melalui e-Sport, yang mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif dari permainan. Akhirnya fatwa itu terlarang terhadap game PUBG mana pun tidak dikeluarkan tetapi akan terus dipantau dan dipelajari lebih lanjut nanti.

Bagaimana menurut Anda teman-teman Kabar Games tentang kontroversi Game Mobile PUBG Game Battlegrounds, Apakah perlu untuk fatwa Haram? Komentari pendapat Anda di kolom komentar, teman.

admin

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT