May 25, 2019
  • 10:03 pm 5 Gadget Unik & Inovatif yang Harus Anda Miliki di 2019
  • 9:48 pm Waspada! WhatsApp Disusupi oleh Spyware dari Israel
  • 9:37 pm PUBG Mobile Map: Semua Hal yang Harus Anda Ketahui
  • 11:58 am 5 Game Ponsel Yang Cocok untuk Menunggu Bedug
  • 9:45 am 11 Avengers End Game Remake karakter dalam gaya Indonesia
Google Stadia: Layanan Cloud Gaming tanpa Konsol

Google akhirnya berkelana ke industri game dengan memperkenalkan Google Stadia di 2019 Game Developer Conference, Selasa (19/3/2019) di San Francisco, Amerika Serikat.

Google Stadia adalah platform cloud gaming yang memungkinkan pengguna untuk memainkan game favorit mereka ke semua perangkat, seperti TV, PC, smartphone, tablet, dan sejenisnya dengan streaming, tidak perlu menginstal game, seperti bermain game di YouTube.

Stadia secara tidak langsung menghubungkan platform game dan streaming dalam produk baru yang diyakini disukai oleh gamer di seluruh dunia. Penasaran dengan produk Google terbaru ini? Mari mengenal lebih jauh dengan Google Stadia!

Mulai dari Project Stream

Google Stadia

Beberapa waktu lalu Google diketahui melakukan uji coba dengan beberapa gamer dalam pengujian video game streaming beta swasta melalui Chrome, yang disebut Project Stream. Proyek ini hanya tersedia di Amerika dan terbatas. Diketahui bahwa Google mengerjakan proyek ini karena keberhasilan Twich menjadi situs streaming game. Dengan YouTube sebagai produk paling potensial, Stadia dibuat.

Google Stadia Bukan Konsol

Google Stadia

Dengan Stadia, pengguna dapat memainkan game sambil streaming melalui PC, smartphone, dan sejenisnya dengan menghubungkan ke pengontrol game Stadia.

Cara kerja Stadia cukup sederhana, di mana controller disertai dengan WiFi yang dapat dihubungkan langsung ke TV, PC, smartphone atau tablet. Tidak perlu menggunakan konsol (seperti PlayStation atau Xbox) karena koneksi ini berbasis cloud.

Google Stadia adalah Game Controller

Google Stadia

Meskipun Google awalnya menguji permainan streaming melalui browser Chrome, jangan menganggap bahwa Stadia adalah layanan yang tersedia di browser.

Bentuk fisik Google Stadia adalah pengontrol permainan atau joystick yang memiliki kemampuan untuk merekam permainan yang dimainkan pengguna dan menyiarkannya langsung dengan streaming langsung.

Streaming Game dengan Dua Tombol

Google Stadia

Di pengontrol Stadia ada dua tombol khusus yang dapat digunakan untuk melakukan streaming game dengan cepat. Yang pertama adalah tombol ambil & # 39; & # 39; untuk berbagi dan menyimpan pengalaman bermain pengguna langsung ke YouTube dan tombol Google Assistant & # 39; untuk mengakses mic yang tertanam di dalam pengontrol ini. Dengan dua tombol ini, pengguna dapat segera mulai mengalirkan game kapan saja.

Kualitas Video 4K

Google Stadia

Untuk membuat permainan streaming lebih menyenangkan, video yang diproduksi melalui Stadia akan memiliki kualitas resolusi 4K! Meskipun perangkat yang digunakan tidak mendukung 4K, tetapi Google akan menjaga hasil streaming video dalam resolusi 4K.

Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut tentang Stadia, seperti harga dan waktu persis rilis komersial Google Stadia. Dilaporkan dari halaman The Verge, Google hanya menyebutkan jika Stadia akan tersedia tahun ini untuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan Eropa.

Tidak pasti apakah Google Stadia akan masuk ke Indonesia. Namun, mengingat layanan ini berbasis streaming yang membutuhkan koneksi internet, tentu saja ada harapan bahwa Stadia akan dirilis di Indonesia, mengingat infrastruktur internet di Indonesia dianggap memadai untuk layanan ini. Apakah Anda tertarik dengan layanan streaming game berbasis cloud ini dari Google?

admin

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT